Website dengan Jenis Jenis SEO nya
Bro, gue bakal langsung curhat nih… banyak orang pengen website-nya nongol di Google, tapi cuma nunggu “doa SEO aja”. Padahal, SEO itu nggak magic, tapi gampang banget kalau lo ngerti triknya. Gue bakal ajarin lo semua jenis SEO, lengkap sama contoh nyata, step by step.
1. On-Page SEO – Lo Bisa Kontrol Sendiri
Ini dasar banget bray, kayak fondasi rumah. Contohnya:-
Konten yang Nendang: Misal lo jual jasa desain website. Jangan cuma nulis “Kami jago desain”. Lo bisa bikin artikel kayak “5 Trik Desain Website Kekinian yang Bikin Pengunjung Betah, Anjay!”.
-
Kata Kunci yang Tepat: Masukin kata kunci di judul, H2/H3, paragraf pertama. Jangan kebanyakan, nanti Google malah bingung.
-
URL Clean: Contoh:
bangnopi.id/seo-jagolebih enak daripadabangnopi.id/page?id=321. -
Internal Link: Misal lo punya artikel lain tentang “Tips SEO”, tautin aja di dalam artikel. Biar pengunjung betah keliling website lo.
-
Gambar Optimal: Alt text wajib, ukuran ringan, biar loading tetap ngebut.
Step Praktik Langsung:
-
Buka artikel lama lo.
-
Tambahin H2/H3 yang relevan.
-
Sisipkan link ke artikel lain di website lo.
-
Compress gambar sebelum diupload.
-
Update meta description singkat tapi catchy.
2. Off-Page SEO – Biar Google Percaya Sama Lo
Ini semacam “reputasi di luar rumah”. Contohnya:-
Backlink Berkualitas: Bisa dari blog terkenal, forum niche, atau situs berita. Misal lo bikin artikel “Cara Bikin Website Kekinian”, coba tawarkan guest post di blog teknologi terkenal.
-
Sosial Media Share: Konten yang sering dibagikan di IG, TikTok, Twitter → Google suka!
Step Praktik Langsung:
-
Cari 5 website se-niche lo dengan DA tinggi.
-
Hubungi mereka buat guest post atau tukar konten.
-
Share artikel lo di akun sosial media dan minta teman-teman bantu share.
3. Technical SEO – Mesin Pencari Suka yang Rapi
Ini bagian yang sering bikin pusing, tapi gampang kok kalau lo tahu:-
Website loading cepat → bisa pakai plugin caching atau optimasi gambar.
-
Mobile-friendly → pastikan desain responsive.
-
HTTPS → wajib biar aman.
-
Sitemap → submit ke Google Search Console.
Step Praktik Langsung:
-
Test kecepatan website di PageSpeed Insights.
-
Fix masalah yang muncul, misal gambar berat atau script yang lemot.
-
Pastikan website tampil oke di HP.
-
Submit sitemap.xml ke Google Search Console.
4. Local SEO – Buat yang Punya Bisnis Offline
Kalau lo punya toko atau jasa lokal:-
Daftar di Google My Business lengkapin profil.
-
Konsistenin NAP (Nama, Alamat, No Telepon) di semua direktori.
-
Kumpulin review positif dari pelanggan.
Step Praktik Langsung:
-
Bikin akun Google My Business kalau belum.
-
Upload foto toko, jam buka, deskripsi menarik.
-
Minta pelanggan review di GMB.
5. Content SEO – Konten yang Disukai Google & Pengunjung
-
Struktur artikel pakai heading H1, H2, H3.
-
Pakai kata kunci LSI biar Google ngerti konteks.
-
Tambah gambar, video, infografik biar pengunjung betah lama-lama.
Step Praktik Langsung:
-
Update artikel lama dengan heading jelas.
-
Sisipkan kata kunci LSI (misal “SEO on-page”, “SEO teknik”).
-
Tambah gambar/foto/video supaya artikel lebih menarik.
6. Mobile & Voice Search SEO – Era HP & Voice
-
Pastikan website cepat di HP.
-
Konten pakai bahasa sehari-hari, karena orang ngomong beda sama ngetik.
Step Praktik Langsung:
-
Tes artikel di HP, pastiin tampil rapi.
-
Tambahkan FAQ atau jawaban singkat untuk voice search.